Pertemuan Ketiga Pelatihan Trico Kompos Pestisida Nabati dan Hayati di Desa Pandahan: Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Cangkang Telur dan Kulit Pisang Pada tanggal 14 Agustus 2025, kantor Desa Pandahan menjadi saksi kegiatan yang terarah dan edukatif dalam program pelatihan Trico Kompos Pestisida Nabati dan Hayati. Pertemuan ketiga ini menandai langkah penting dalam menyusun pupuk organik cair berbahan dasar cangkang telur dan kulit pisang. Dibuka tepat pukul 09:00 pagi, para peserta yang antusias hadir dengan semangat membara untuk belajar lebih dalam mengenai praktik pembuatan pupuk organik yang ramah lingkungan. Di bawah bimbingan para instruktur ahli, mereka diperkenalkan pada proses yang detail dan efektif guna menciptakan pupuk organik cair yang berkualitas tinggi. Langkah pertama dimulai dengan pemilahan cangkang telur dan kulit pisang yang telah disiapkan sebelumnya. Kemudian, melalui tahapan pengolahan yang teliti, peserta diajak untuk menggiling dan mencampur bahan-bahan tersebut hingga mencapai konsistensi yang tepat. Proses fermentasi pun tak lupa dicontohkan agar pupuk organik yang dihasilkan nantinya benar-benar optimal dalam memberikan nutrisi bagi tanaman. Selain aspek teknis, para peserta juga diberikan pengetahuan tentang manfaat ekologis dari penggunaan pupuk organik cair ini. Dalam suasana yang hangat dan kolaboratif, pertukaran ide dan pengalaman antar peserta turut memperkaya wawasan masing-masing dalam merawat tanaman secara alami dan berkelanjutan. Seiring berjalannya waktu, aroma harum pupuk organik cair mulai menyebar di ruangan, menandakan bahwa hasil akhir dari kerja keras para peserta hampir tercapai. Dengan penuh semangat, mereka menyelesaikan proses pembuatan pupuk organik cair ini dengan antisipasi terhadap dampak positif yang akan ditimbulkannya bagi tanaman di sekitar Desa Pandahan. Pertemuan ketiga pelatihan Trico Kompos Pestisida Nabati dan Hayati ini bukan hanya sekadar kegiatan mendidik, namun juga sebagai upaya nyata dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Desa Pandahan. Diharapkan, setiap peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan produktivitas tanaman serta menjaga kelestarian lingkungan demi generasi masa depan yang lebih baik.
